Bantahan Perselingkuhan Kades Kedemungan, Dinilai Mengada-ngada Oleh Sejumlah Warga

Ilustrasi foto. (Kades selingkuh) (istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

PASURUAN, CYBERJATIM – Lucu,..!! Isu tak sedap yang kini menimpa Kades Kedemungan, Kec. Kejayan, dinilai pintar mengalihkan perhatian. Pasalnya, dugaan perbuatan asusila yang dikakukan Kades Supriadi menggunakan hak jawab dari berbagai media online.

Hal tersebut dikemukakan oleh warga, ia mengatakan, jika banyaknya konteran berita dari beberapa media online serta isi narasinya terkesan mengada-ngadaga.

banner 325x300

“Jelas itu mengada-mengada, warga sudah mengetahui terkait cerita Kades masuk ke dalam kamar Y, bahkan narasumbernya lebih dari satu,” kata warga membenarkan.

Lanjut warga mengatakan, harusnya kalau memang tidak benar monggo saja, kumpulkan ke Desa maupun di Kecamatan. Karna warga yang lain mungkin sudah diintimidasi terkait kejadian pada Selasa 07 kemarin.

“Nyatanya dalam narasi dibeberapa media menyebutkan, kalau kuasa hukum Kades sudah ke lapangan. Bahkan sudah mintak tanda tangan dari Y dan suaminya,” ucapnya.

Masih warga melanjutkan, nyatanya, apa yang telah menjadi pembahasan publik Kades Supriadi tak mampu untuk menjawab sejumlah pertanyaan oleh sejumlah media online untuk melakukan konfirmasi terkait kebenaran isu tersebut.

“Artinya, kalau orang tidak merasa, pasti akan bengok (rame, marah kepada warga yang menebar info hoax). Namun nyatanya, malah bermunculan bahwa kades hanya ke suami Y,” tambahnya.

Sementara itu, warga yang tak jauh dari rumah Y juga membenarkan, jika kades itu parkir sepeda motor lalu ditinggal.

“Ya ditinggal masuk kamar. Kalau tidak di kamar jelasnya sudah tatap muka di belakang rumahnya Y bersama warga yang lain,” tegas warga yang menginformasikan.

Sebelumnya, aroma tak sedap menimpa Kades Kedemungan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Supriadi, Kepala Desa Kedemungan yang diduga main mata dengan warganya sendiri diketahui masih berstatus suami. (Bersambung Part 3/Aris)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *